Cari Blog Ini

Memuat...

Rabu, 19 Januari 2011

Sabtu, 08 Januari 2011

STUDY VISIT


Study Visit

Untuk memperluas wawasan pengelolaan sekolah di wilayah MKKS 04 Kabupaten Banyumas, pada tanggal 13 Januari 2011 kelompok kerja kepala sekolah ini mengadakan Study Visit ke SMP Negeri 1 Kertek Wonosobo. MKKS ini terdiri dari 28 anggota kepala sekolah negeri dan swasta.

Study Visit di pimpin oleh Sulistyaningsih, M.Pd.ketua MKKS 04 Banyumas Sasaran Study Visit antara lain bagaimana keterlaksanaan program "BERMUTU" dan Implementasi Program "BERMUTU" dan Manajemen Sekolah, Perpustakaan serta Pembelajaran inovatif.

Rombongan MKKS diterima Paryanto,S.Pd selaku Kepala SMP Negeri 1 Kertek Wonosobo, pukul 09.30. setelah istirahat di tempat lesehan dan gasebo yang nyaman dilanjutkan pemaparan profil sekolah. SMP Negeri 1 Kertek baru saja menerima hadiah juara 2 perpustakaan tingkat Nasional dan seambrek prestasi yang diperoleh akademis maupun non akademis, prestasi ini semua merupakan kerja keras semua komponen warga sekolah kata Parwanto, selaku Kepala Sekolah. dan manajemen transparansi merupakan kunci utama keberhasilan sekolah tersebut.

Pemaparan selanjutnya kepala Perpustakaan menjelaskan bahwa perpustakaan berbenah dari nol, dengan mengoptimalkan partisipasi masyarakat akhirnya sekolah dapat mampu membangun perpustakaan yang berstandart nasional untuk memperbayak jumlah judul buku pengurus berinisiatif mengajukan proposal ke semua keduataan di Jakarta. dari proposal itu ditanggapai secara positif oleh pihak terkait dan dapat bantuan buku yang cukup banyak sehingga dapat menambah judul buku. Demikian dsampaikan oleh pengelola perpustakaan.

setelah berkeliling di disekolah melihat-lihat kodisi dan lingkungan yang asri, karena sekolah ini berada di perbukitan dan di tata sedemikian rupa dengan penuh sentuhan-sentuhan seni, sehingga sekolah nampak asri ditambah udara wonosobo yang sejuk dan terasa ingin berlama-lama berada di sekolah tersebut. namun rombongan punya keterbatasan waktu sehingga pukul 13.00 setelah di jamu makan siang mohon ijin untuk kembali pulang ke Banyumas.

Minggu, 02 Januari 2011

Kompetensi pengawas Sekolah

KOMPETENSI PENGAWAS SEKOLAH


Disamping kualifikasi pengawas juga mempunyai kompetensi yang harus dikuasai, sesuai dengan Permendiknas No. 12 Tahun 2007.

Kompetensi Pengawas sekolah sebagai berikut:
1. Kompetensi Kepribadian
a. Memiliki tanggung jawab dalam bekerja
b. Kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah
c. Memiliki rasa ingin tahu hal baru
d. Menumbuhkan motivasi kerja

2. Kompetensi Supervisi Manajerial
a. Menguasai metode,teknik dan prinsip supervisi
b. Menyusun program supervisi
c. Menyusun metode kerja dan instrumen supervisi
d. Menyusun laporan hasil pengawasan
e. Membina Kepala sekolah dalam mengelola dan Administrasi sekolah
f. Membina Kepala sekolah dan Guru dalam melaksanakan bimbingan
g. Mendorong guru dan KS dalam merefleksi hasil-hasil yang dicapai

3. Kompetensi Supervisi Akademik
a. Memahami konsep, prinsip,teori dasar,karakteristik, dan kecenderungan
perkembangan tiap mata pelajaran.
b. Memahami konsep, prinsip,teori/teknologi,karakteristik, dan kecenderungan
perkembangan proses pembelajaran.
c. Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap mata pelajaran.
d. Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/metode/tekn
pembelajaran/bimbingan.
e. Membimbing guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).
f. Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan.
g. Membimbing guru dalam mengelola,merawat, mengembangkan dan menggunakan media
pendidikan dan fasilitas pembelajaran.
h. Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran.

4. Kompetensi Evalusi Pendidikan
a. Menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran/
bimbingan
b. Membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam
pembelajaran/bimbingan.
c. Menilai kinerja kepala sekolah, kinerja guru dan staf sekolah lainnya.
d. Memantau pelaksanaan pembelajaran/bimbingan dan hasil belajar siswa serta
menganalisisnya.
e. Membina guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk kepentingan pendidikan
f. Mengolah dan menganalisis data hasil penilaian kinerja kepala sekolah, guru dan
staf lainnya.


5. KOmpetensi Penelitian dan Pengembangan

a. Menguasai berbagai pendekatan, jenis,dan metode penelitian dalam pendidikan
b. Menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti.
c. Menyusun proposal penelitian pendidikan
d. Melaksanakan penelitian pendidikan untuk pemecahan masalah pendidikan
e. Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian
f. Menulis karya tulis ilmiah (KTI) dalam bidang pendidikan
g. Menyusun pedoman/panduan dan atau buku/modul sebagai pedoman pengawasan
h. Memberikan bimbingan kepada guru tentang penelitian tindakan kelas


6. Kompetensi Sosial

a. Bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas
b. Aktif dalam kegiatan asosiasi pengawas satuan pendidikan.

INDUKSI

PROGRAM INDUKSI GURU PEMULA

Berdasarkan Permendiknas No.27 Tahun 2010
Mulai tahun 2013 semua guru pemula, yaitu guru yang baru saja lulus CPNS tidak diperkenankan langsung mengajar di kelas. Namun harus mengikuti program Induksi guru pemula selama satu tahun. Program induksi bertujuan agar guru pemula beradaptasi dengan iklim kerja dan budaya sekolah. selain itu juga agar guru pemula bisa melaksanakan pekerjaanya sebagai guru secara profesional.

Selama satu tahun guru pemula dibimbing oleh guru senior sebagai guru pamong, kepala sekolah dan pengawas sekolah.Jika selama satu tahun guru pemula sudah dapat beradaptasi dan dapat melaksanakan tugas guru secara profesional, maka guru pemula diusulkan ke dinas pendidikan untuk diberi sertifikat guru profesional. Namun jika selama satu tahun guru pemula belum bisa melaksanakan tugas secara profesional maka guru pemula di adakan pembimbingan ulang selama enam bulan.

Program induksi merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memperbaiki kinerja guru, sebelum guru melaksanakan tugas pembelajaran. semoga pelaksanaan program induksi ini bukan hanya formalitas, namun betul-betul menyaring tenaga pendidik yang mempunyai loyalitas dan profesionalitas yang tinggi.

Rabu, 15 Desember 2010

Membaca secara kritis

MEMBACA SECARA KRITIS

Langkah berikut ini dapat dilakukan, apabila akan melakukan kegiatan membaca
secara kritis.
1. Cara memahami isi bacaan secara cepat adalah dengan menganalisis pokok
pikiran setiap alinea/paragraf. Secara umum setiap alinea/paragraf memiliki
pikiran utama sebagai pokok bahasan dalam alinea tersebut. Apabila pembaca
dapat mengenali pikiran utama dari alinea yang dibaca, maka pada hakekatnya
sudah dapat memahami maksud bacaan. Untuk Bahasa Indonesia, pikiran utama
biasanya terdapat pada awal atau akhir alinea.
2. Menangkap makna pesan yang terkandung dalam bacaan. Makna pesan adalah
inti dari informasi yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca. Caranya
adalah dengan mengenali kata-kata operasional (sering disebut dengan
”predikat” pada pola kalimat SPO – Subyek Predikat Obyek) pada pikiran
utama. Contoh: apabila Saudara memiliki sebuah pikiran utama dari sebuah
alinea: ”Peningkatan profesionalisme guru”, maka dapat dijelaskan bahwa
kata operasionalnya adalah ”Peningkatan”, karena:
a. kata profesionalisme dan guru merupakan kata yang akan dikenai
dengan kegiatan peningkatan,
b. bukan kata peningkatan yang akan dikenai dengan kegiatan
profesionalisme,
c. atau kata peningkatan akan dikenai dengan kegiatan guru.
3. Meyakini atau menyangkal kebenaran isi bacaan, merupakan langkah yang
paling sulit dari membaca kritis, karena pembaca harus memiliki kemampuan
menjustifikasi. Untuk melakukan kegiatan tersebut pembaca harus mempunyai
banyak informasi pendukung, mengetahui teknik-teknik mengutip tulisan,
dapat melakukan logika universal, dan validasi informasi

KOMPETENSI KS

SESUAI DENGAN PERMENDIKNAS NO. 13 TAHUN 2007 KOMPETENSI KEPALA SEOLAH ADA 5 YAITU:
1. Kompetensi Kepribadian
2. Kompetensi Manajerial
3. Kompetensi Kewirausahaan
4. Kompetensi Sosial
5. Kompetensi Supervisi

Selasa, 09 November 2010

SISTEMATIKA PTS

BAB I PENDAHULUAN

a. Latar Belakang
b. Identifikasi Masalah
c. Pembatasan Masalah
d. Rumusan Masalah
e. Tujuan Penelitian
f. Manfaat Penelitian
g. Definisi Istilah ( jika diperlukan)

BAB II KAJIAN PUSTAKA
a. Deskripsi Sekolah
b. Kajian Teori
c. Usulan-usulan tentang penyelesaian Masalah

BAB III METODE PENELITIAN

a. Pentahapan Penelitian Tindakan
b. Lokasi dan waktu Penelitian
c. Subyek Penelitian
d. Tindakan
e. Teknik Pengumpulan Data
f. Instrumen Penelitian
g. Teknik Analisa data

BAB. IV HASIL PENELITIAN
A. Siklus 1
a. Perencanaan
b. Pelaksanaan tindakan
c. Pengamatan dan evaluasi
d. Refleksi
B. Siklus 2
C. Siklus 3
D. Siklus 4 ( jika diperlukan)

BAB, V SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan
B. Saran


DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN